Ingin Tambah KBLI 2025? Cek Caranya agar Tidak Berisiko! – 081326497675
Apa Itu Tambah KBLI 2025 dan Kapan Perlu Dilakukan?
Pengertian Tambah KBLI 2025
Tambah KBLI 2025 merupakan proses menambahkan kode kegiatan usaha yang sesuai dengan bidang bisnis yang ingin dijalankan. Pelaku usaha perlu memilih kode berdasarkan aktivitas usaha secara spesifik, sehingga data legalitas dan perizinan tetap sesuai dengan kegiatan bisnis.
KBLI 2025 mengacu pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik melalui Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025. Karena itu, pelaku usaha perlu memperhatikan klasifikasi terbaru ketika ingin menambah atau menyesuaikan bidang kegiatan usaha.
Penambahan KBLI juga tidak cukup hanya dengan mencari kode yang namanya terlihat mirip. Anda perlu mencocokkan uraian kegiatan pada KBLI dengan aktivitas usaha yang benar-benar dijalankan. Selanjutnya, cek kesesuaiannya dengan data badan usaha dan perizinan melalui OSS.
Kondisi yang Membuat Usaha Perlu Tambah KBLI
Pelaku usaha dapat mempertimbangkan Tambah KBLI 2025 ketika ingin memperluas kegiatan bisnis. Beberapa kondisi yang umum terjadi antara lain:
- Menambah bidang usaha baru, misalnya perusahaan perdagangan mulai menjalankan jasa tertentu.
- Menyesuaikan kegiatan usaha dengan bisnis yang berjalan, terutama ketika kegiatan aktual belum tercantum dalam data usaha.
- Mengikuti tender atau proyek, karena pihak pemberi pekerjaan dapat meminta KBLI yang relevan dengan pekerjaan.
- Menjalankan kerja sama bisnis tertentu yang membutuhkan kesesuaian bidang usaha.
- Menyesuaikan legalitas dengan rencana ekspansi, sehingga kegiatan usaha dalam dokumen tetap mendukung pengembangan bisnis.
Namun, kebutuhan penambahan KBLI dapat berbeda antara PT, CV, PT Perorangan, maupun usaha dengan NIB. Oleh sebab itu, cek terlebih dahulu data legalitas yang sudah dimiliki sebelum melakukan perubahan.
Selain itu, PP Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko menjadi salah satu regulasi penting dalam proses perizinan berusaha. Artinya, pemilihan KBLI juga perlu mempertimbangkan tingkat risiko dan perizinan yang sesuai dengan kegiatan usaha.

Cara Tambah KBLI 2025 agar Sesuai dengan Bidang Usaha
Tentukan Kegiatan Usaha yang Akan Ditambahkan
Sebelum Tambah KBLI 2025, tentukan terlebih dahulu kegiatan usaha yang benar-benar akan dijalankan. Jangan hanya memilih kode berdasarkan nama bidang usaha, karena setiap KBLI memiliki cakupan kegiatan yang berbeda.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu:
- Identifikasi produk atau jasa yang akan ditawarkan.
- Tentukan aktivitas utama dalam menjalankan usaha.
- Periksa apakah kegiatan tersebut sudah tercantum dalam legalitas usaha.
- Sesuaikan rencana penambahan KBLI dengan kebutuhan bisnis, seperti perdagangan, konstruksi, supplier, distributor, jasa, atau bidang lainnya.
Dengan begitu, kode KBLI yang dipilih dapat lebih sesuai dengan aktivitas bisnis dan kebutuhan perizinan.
Cari KBLI 2025 yang Paling Sesuai
Setelah menentukan kegiatan usaha, cari kode KBLI 2025 yang paling sesuai dengan aktivitas tersebut. Perhatikan judul dan uraian kegiatan pada klasifikasi KBLI, kemudian cocokkan dengan model bisnis yang akan dijalankan.
Misalnya, perusahaan yang ingin menjadi supplier perlu memilih KBLI berdasarkan barang yang diperdagangkan dan aktivitas usahanya. Begitu juga perusahaan konstruksi harus memilih KBLI yang sesuai dengan jenis pekerjaan konstruksi yang dijalankan.
Selanjutnya, periksa apakah kegiatan tersebut memiliki persyaratan atau perizinan tambahan berdasarkan tingkat risikonya. Langkah ini penting karena penambahan KBLI tidak hanya berkaitan dengan kode usaha, tetapi juga dapat memengaruhi kebutuhan perizinan melalui OSS.
Apakah Tambah KBLI 2025 Harus Mengubah Akta?
Penambahan KBLI pada PT atau CV
Untuk PT atau CV, periksa terlebih dahulu kegiatan usaha yang tercantum dalam akta pendirian atau perubahan terakhir. Jika perusahaan ingin menjalankan kegiatan yang belum tercantum, perubahan data atau dokumen badan usaha mungkin diperlukan sebelum menyesuaikan perizinan.
Setelah itu, data kegiatan usaha dapat disesuaikan dengan kebutuhan administrasi dan perizinan melalui OSS. Karena itu, jangan langsung melakukan Tambah KBLI 2025 tanpa mengecek kesesuaian antara akta, data badan usaha, dan NIB.
Penambahan KBLI pada PT Perorangan
Pada PT Perorangan, pemilik usaha juga perlu memastikan kegiatan yang dijalankan sesuai dengan KBLI dan data perizinan yang tercatat. Jika ingin memperluas kegiatan usaha, cek terlebih dahulu data usaha yang sudah terdaftar.
Apabila perubahan memengaruhi informasi legalitas atau perizinan, lakukan penyesuaian pada sistem yang relevan. Dengan demikian, kegiatan usaha, KBLI, dan NIB tetap konsisten.
Risiko Jika KBLI Tidak Sesuai dengan Usaha
Kendala pada Perizinan dan OSS
KBLI yang tidak sesuai dapat menimbulkan kendala ketika pelaku usaha mengurus perizinan lanjutan. Sebab, jenis kegiatan usaha menentukan persyaratan perizinan berdasarkan tingkat risiko.
Selain itu, ketidaksesuaian antara KBLI dan kegiatan nyata dapat membuat pelaku usaha perlu melakukan pengecekan serta penyesuaian data kembali. Karena itu, pilih KBLI berdasarkan kegiatan usaha yang sebenarnya.
Kendala Saat Mengikuti Tender atau Kerja Sama
Kesesuaian KBLI juga penting ketika perusahaan ingin mengikuti tender, proyek, atau kerja sama bisnis. Pemberi pekerjaan dapat menetapkan persyaratan bidang usaha tertentu, sehingga perusahaan perlu memastikan KBLI mendukung pekerjaan yang ditawarkan.
Oleh karena itu, lakukan pengecekan sebelum mengikuti tender atau mengambil proyek baru. Dengan Tambah KBLI 2025 yang sesuai, dokumen legalitas usaha dapat lebih siap mendukung rencana pengembangan bisnis.
Tips Tambah KBLI 2025 agar Legalitas Usaha Tetap Sesuai
Cek Akta, NIB, dan Kegiatan Usaha
Sebelum melakukan Tambah KBLI 2025, cek kembali seluruh dokumen legalitas usaha. Pastikan kegiatan usaha yang akan di tambahkan sesuai dengan bidang bisnis dan tidak bertentangan dengan data yang sudah tercantum.
Periksa beberapa dokumen berikut:
- Akta pendirian atau perubahan badan usaha.
- Data kegiatan usaha pada legalitas perusahaan.
- NIB dan data usaha pada OSS.
- KBLI yang sudah terdaftar.
- Perizinan atau persyaratan tambahan sesuai tingkat risiko usaha.
Jika terdapat perbedaan data, lakukan penyesuaian terlebih dahulu. Langkah ini membantu menghindari kendala ketika perusahaan mengurus perizinan lanjutan, mengikuti tender, atau menjalankan kerja sama dengan pihak lain.
Konsultasikan KBLI Sebelum Menambah Bidang Usaha
Jangan memilih kode hanya karena nama KBLI terlihat paling mirip dengan usaha Anda. Sebaliknya, periksa uraian kegiatan dan cakupan usahanya agar pilihan KBLI 2025 benar-benar mendukung aktivitas bisnis.
Terlebih lagi, beberapa bidang usaha memiliki persyaratan perizinan yang berbeda. Dengan konsultasi sejak awal, Anda dapat mengetahui KBLI yang sesuai sekaligus memahami dokumen apa saja yang perlu di siapkan.
Urus Tambah KBLI 2025 Tanpa Ribet di POPJASA
Dapatkan Bantuan Cek KBLI dan Legalitas
Ingin Tambah KBLI 2025 tetapi masih bingung menentukan kode yang sesuai atau perlu menyesuaikan legalitas usaha? POPJASA siap membantu mengecek kebutuhan KBLI, dokumen badan usaha, hingga perizinan yang di perlukan.
Dengan begitu, Anda tidak perlu mengurus semuanya sendiri. Tim POPJASA membantu proses dari konsultasi hingga pengurusan dokumen agar lebih praktis.
Urus Izin Usaha di POPJASA
Urus Izin Usaha di POPJASA! Jangan sampai salah memilih KBLI dan kemudian menghadapi kendala saat mengurus perizinan atau mengikuti proyek.
Konsultasikan kebutuhan usaha Anda dan dapatkan bantuan untuk menyesuaikan KBLI 2025, legalitas, serta perizinan usaha.
📞 Kontak POPJASA
Phone : (031) 5917359
Telp/WA : 0813-2649-7675
Email : popjasa@gmail.com
📍 Cabang POPJASA :
– Surabaya (Pusat)
Ruko Mezanine, Jl. Nginden Semolo No.25 Blok A, Nginden Jangkungan, Kec. Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur 60118
– Tangerang
Creya Coworking Space Lt. 4, Jl. Raya Serpong No. 39, Kota Tangerang Selatan, Banten 15325
– Semarang
SoVoism (Rental Office & Virtual Office) Jalan Dokter Cipto No. 18-20, Kebonagung, Semarang Timur, Kota Semarang 50126
– Mojokerto
Jl. Wijaya Kusuma Barat, RT/RW:001/005, Kel. Sooko Kec. Sooko, Kabupaten Mojokerto, 61361
Cabang lainnya : Malang, Solo, Yogyakarta, Bandung, Makassar




