POPJASA – Banyak pengusaha merasa usahanya sudah aman secara legal karena memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Namun tanpa disadari, KBLI yang tercantum di dalam NIB tidak sesuai dengan kegiatan usaha sebenarnya.
Masalahnya, kesalahan KBLI sering tidak terasa di awal. Usaha tetap berjalan, transaksi lancar, dan tidak ada teguran.
Risiko baru muncul ketika usaha mulai berkembang atau berhadapan dengan pihak ketiga. Saat itulah pengusaha baru sadar bahwa NIB salah KBLI bisa menjadi penghambat serius.
Oleh karena itu, kita akan membahas secara mendalam apa itu KBLI, mengapa salah KBLI berbahaya, serta risiko nyata yang sering dialami pengusaha.
Apa Itu KBLI dan Mengapa Sangat Penting dalam NIB?
KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) adalah sistem klasifikasi resmi yang digunakan pemerintah untuk mengelompokkan jenis kegiatan usaha. Dalam NIB, KBLI berfungsi sebagai penentu legal aktivitas usaha.
Artinya:
-
KBLI menunjukkan usaha boleh bergerak di bidang apa
-
KBLI menjadi dasar penerbitan izin usaha
-
KBLI menentukan kelayakan kerja sama dan pembiayaan
NIB tanpa KBLI yang tepat ibarat identitas tanpa fungsi yang jelas.
Mengapa Banyak Usaha Mengalami Salah KBLI?
Kesalahan KBLI umumnya terjadi karena beberapa hal berikut:
-
Pengusaha memilih KBLI yang mirip, bukan yang tepat
-
Tidak memahami deskripsi KBLI secara detail
-
Mengikuti saran tidak profesional
-
Mengurus NIB terburu-buru demi cepat terbit
Selain itu, banyak pengusaha tidak menyadari bahwa satu jenis usaha bisa memiliki lebih dari satu KBLI, tergantung aktivitas yang dijalankan.
Risiko Utama NIB Salah KBLI bagi Usaha
Kesalahan KBLI bukan sekadar kesalahan teknis. Dampaknya bisa langsung dirasakan pada operasional dan pertumbuhan usaha.
Banyak Usaha Terhambat! Ini Manfaat NIB yang Jarang Disadari
Risiko 1: Kerja Sama Bisnis Bisa Gagal Total
Dalam kerja sama formal, mitra bisnis sering melakukan pengecekan legalitas. Jika KBLI tidak sesuai dengan aktivitas yang dikerjakan:
-
Kerja sama bisa dibatalkan
-
Kontrak tidak bisa ditandatangani
-
Kepercayaan mitra menurun
Banyak usaha gagal kerja sama bukan karena kualitas, tetapi karena bidang usaha tidak sesuai secara legal.
Risiko 2: Pengajuan Pembiayaan dan Kredit Ditolak
Bank dan lembaga pembiayaan sangat memperhatikan kesesuaian legalitas. KBLI menjadi salah satu acuan penting.
Jika NIB salah KBLI:
-
Usaha dianggap tidak sesuai perizinan
-
Risiko kredit dinilai lebih tinggi
-
Pengajuan pembiayaan bisa langsung ditolak
Ini sering dialami UMKM yang sebenarnya potensial, tetapi terhambat karena kesalahan KBLI sejak awal.
Risiko 3: Izin Usaha Turunan Tidak Bisa Diproses
Banyak izin lanjutan bergantung pada KBLI, seperti:
-
Izin operasional
-
Sertifikasi tertentu
-
Perizinan sektor khusus
Jika KBLI tidak sesuai:
-
Sistem OSS menolak pengajuan
-
Usaha tidak bisa melanjutkan proses izin
-
Aktivitas usaha berisiko dianggap tidak sah
Kesalahan di KBLI akan berdampak berantai pada seluruh legalitas.
Risiko 4: Usaha Dianggap Tidak Sesuai Kegiatan yang Diizinkan
Secara hukum, usaha hanya boleh menjalankan kegiatan yang tercantum dalam KBLI. Jika aktivitas usaha berbeda:
-
Usaha berpotensi dianggap melanggar ketentuan
-
Risiko sanksi administratif meningkat
-
Usaha berada di posisi lemah jika terjadi masalah
Meskipun jarang disadari, risiko ini sangat nyata terutama saat ada pemeriksaan.
Risiko 5: Hambatan Ekspansi dan Skalabilitas Usaha
Ketika usaha berkembang, KBLI yang salah akan menjadi penghambat:
-
Tidak bisa membuka lini usaha baru
-
Revisi NIB menjadi wajib
-
Proses ekspansi tertunda
Banyak pengusaha baru menyadari KBLI bermasalah justru saat ingin naik kelas.
Risiko 6: Revisi NIB yang Memakan Waktu dan Tenaga
Memperbaiki KBLI bukan selalu proses instan. Dalam beberapa kasus:
-
Perlu evaluasi ulang kegiatan usaha
-
Perlu penyesuaian data lain
-
Perlu sinkronisasi dengan izin yang sudah ada
Jika revisi dilakukan saat usaha sudah berjalan besar, dampaknya jauh lebih kompleks dibanding memperbaiki sejak awal.
Ciri-Ciri NIB Anda Kemungkinan Salah KBLI
Pengusaha perlu waspada jika mengalami hal berikut:
-
Sering diminta revisi dokumen legalitas
-
Gagal kerja sama tanpa alasan teknis jelas
-
Izin lanjutan sulit diproses
-
Aktivitas usaha terasa “tidak nyambung” dengan KBLI di NIB
Jika salah satu terjadi, pengecekan KBLI sangat disarankan.
Pentingnya Legalitas PT dan Cara Memastikannya
Apakah Salah KBLI Selalu Berarti Usaha Ilegal?
Tidak selalu, tetapi risikonya tetap ada. Usaha mungkin masih berjalan, namun:
-
Posisi hukumnya lemah
-
Perlindungan administratif minim
-
Risiko muncul kapan saja
Karena itu, membiarkan salah KBLI bukan pilihan aman untuk jangka panjang.
Kapan Waktu Terbaik Memperbaiki KBLI?
Waktu terbaik adalah sekarang, terutama jika:
-
Usaha mulai berkembang
-
Ada rencana kerja sama formal
-
Ingin mengajukan pembiayaan
-
Menyadari aktivitas usaha tidak sesuai KBLI
Semakin cepat diperbaiki, semakin kecil dampaknya terhadap bisnis.
Cara Memastikan KBLI Sudah Tepat untuk Usaha Anda
Pengusaha perlu memastikan:
-
Seluruh aktivitas usaha terwakili KBLI
-
Deskripsi KBLI benar-benar sesuai praktik
-
Tidak hanya memilih KBLI terdekat, tetapi paling relevan
KBLI yang tepat akan membuat NIB berfungsi maksimal, bukan sekadar formalitas.
Peran Pendampingan Profesional dalam Penentuan KBLI
Bagi pengusaha, membaca ratusan deskripsi KBLI bukan hal mudah. Pendampingan profesional membantu:
-
Menganalisis model bisnis
-
Menentukan KBLI utama dan tambahan
-
Menyusun legalitas sesuai arah usaha
-
Menghindari revisi berulang
Pendampingan bukan hanya mempermudah proses, tetapi mengurangi risiko jangka panjang.

Jangan Biarkan NIB Salah KBLI Menghambat Usaha Anda
NIB salah KBLI adalah masalah serius yang sering tidak disadari. Di awal terlihat aman, tetapi di kemudian hari bisa menghambat kerja sama, pembiayaan, dan ekspansi usaha.
Jika Anda ingin memastikan KBLI dalam NIB sudah sesuai dan aman untuk perkembangan usaha, lakukan pengecekan sebelum risiko muncul.
👉 Konsultasi & perbaikan KBLI dan NIB melalui POPJASA
🔗 https://bit.ly/POPJASA-ARDIAN-SEO
📞 0813-2649-7675 (Ardian)
Lebih baik memastikan sekarang, daripada menghadapi masalah saat usaha sudah melangkah jauh.
