POPJASA – Banyak pelaku usaha memilih CV (Commanditaire Vennootschap) sebagai langkah awal untuk memiliki legalitas usaha.
Alasannya sederhana: prosesnya relatif cepat, strukturnya tidak rumit, dan cocok untuk UMKM maupun usaha pemula. Namun, di balik kesederhanaannya, pendirian CV tetap memiliki aturan yang harus dipenuhi.
Dalam praktiknya, tidak sedikit pelaku usaha yang harus mengulang proses pendirian CV karena melakukan kesalahan sejak awal.
Padahal, kesalahan kecil bisa berdampak besar, mulai dari CV tidak bisa digunakan, izin usaha bermasalah, hingga terhambatnya peluang kerja sama.
Agar hal ini tidak terjadi pada usaha Anda, penting untuk memahami kesalahan pendirian CV yang sering terjadi serta cara menghindarinya sejak awal.
Mengapa Banyak Pendirian CV Mengalami Kendala?
Sebagian besar kendala dalam pendirian CV bukan disebabkan oleh aturan yang rumit, melainkan karena kurangnya pemahaman. Banyak pelaku usaha mengira bahwa CV bisa dibuat dengan cara yang sangat sederhana tanpa perencanaan.
Faktor lain yang sering memicu masalah adalah keinginan untuk cepat selesai. Akibatnya, beberapa tahapan penting justru terlewat atau dikerjakan tanpa pertimbangan matang. Di sinilah kesalahan mulai muncul dan baru terasa ketika CV sudah digunakan atau diajukan untuk kerja sama.
Perbedaan PT dan CV: Mana yang Lebih Tepat untuk Usaha Anda?
Kesalahan #1: Salah Menentukan KBLI
KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) adalah salah satu elemen terpenting dalam pendirian CV. Sayangnya, banyak pelaku usaha menganggap pemilihan KBLI sebagai formalitas semata.
Kesalahan memilih KBLI dapat menyebabkan:
-
Izin usaha tidak sesuai kegiatan sebenarnya
-
Kendala saat pengurusan OSS
-
CV tidak bisa digunakan untuk kerja sama tertentu
Memperbaiki KBLI yang sudah terdaftar bukan hal yang instan dan sering memakan waktu. Karena itu, pemilihan KBLI sebaiknya dilakukan dengan cermat sejak awal, sesuai dengan rencana usaha yang akan dijalankan.
Kesalahan #2: Pembagian Sekutu Tidak Jelas
Dalam CV terdapat dua peran utama, yaitu sekutu aktif dan sekutu pasif. Sekutu aktif bertanggung jawab menjalankan usaha, sedangkan sekutu pasif berperan sebagai penyetor modal.
Kesalahan yang sering terjadi adalah tidak adanya kesepakatan yang jelas terkait peran dan tanggung jawab masing-masing sekutu. Hal ini bisa memicu konflik di kemudian hari, terutama saat usaha mulai berkembang atau menghadapi masalah.
Pembagian peran yang tidak jelas sejak awal juga dapat berdampak pada pengelolaan usaha dan pengambilan keputusan.
Kesalahan #3: Alamat Usaha Tidak Sesuai Ketentuan
Alamat usaha merupakan salah satu syarat penting dalam pendirian CV. Banyak pelaku usaha menggunakan alamat seadanya tanpa memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan perizinan.
Dampak dari kesalahan alamat usaha antara lain:
-
Proses OSS terhambat
-
Izin usaha tidak dapat terbit
-
CV sulit digunakan untuk kebutuhan administratif
Masalah alamat sering kali baru disadari ketika proses sudah berjalan, sehingga memerlukan penyesuaian ulang yang memakan waktu.
Kesalahan #4: Nama CV Tidak Memenuhi Ketentuan
Pemilihan nama CV sering dianggap sepele, padahal ada aturan yang harus dipatuhi. Nama CV yang tidak sesuai ketentuan bisa ditolak saat proses pendaftaran.
Beberapa kesalahan umum dalam penamaan CV meliputi:
-
Nama terlalu mirip dengan CV lain
-
Menggunakan kata yang dilarang
-
Tidak sesuai dengan ketentuan penulisan
Jika nama CV ditolak, proses pendirian harus diulang dari tahap awal, termasuk revisi dokumen.
Kesalahan #5: Menganggap CV Tidak Memerlukan Legalitas Lengkap
Masih banyak pelaku usaha yang mengira bahwa CV cukup dengan akta notaris saja. Padahal, CV juga membutuhkan legalitas lain agar bisa digunakan secara optimal, seperti OSS dan NIB.
Tanpa legalitas lengkap, CV bisa mengalami kendala berikut:
-
Sulit membuka rekening atas nama usaha
-
Tidak bisa mengikuti kerja sama tertentu
-
Terhambat saat mengurus perizinan lanjutan
Legalitas yang lengkap bukan hanya formalitas, tetapi menjadi dasar agar usaha bisa berkembang dengan aman.
Kesalahan #6: Mengurus Pendirian CV Sendiri Tanpa Pendampingan
Mengurus pendirian CV sendiri memang memungkinkan, tetapi tidak selalu efisien. Banyak pelaku usaha akhirnya menghabiskan waktu dan energi hanya untuk memahami alur dan memperbaiki kesalahan yang terjadi.
Beberapa risiko mengurus sendiri tanpa pendampingan:
-
Proses bolak-balik karena revisi
-
Waktu terbuang untuk belajar teknis
-
Kesalahan administratif yang berulang
Alih-alih lebih hemat, proses ini justru bisa membuat pendirian CV menjadi lebih lama dan melelahkan.
Bidang Usaha yang Cocok Berbentuk CV & Cara Mengurusnya
Dampak Kesalahan Pendirian CV bagi Usaha
Kesalahan dalam pendirian CV tidak hanya berdampak pada proses administratif, tetapi juga pada kelangsungan usaha. CV yang bermasalah bisa menghambat peluang bisnis, menurunkan kepercayaan mitra, dan menyulitkan pengembangan usaha.
Dalam jangka panjang, kesalahan ini bisa membuat pelaku usaha harus mengulang proses atau bahkan mengganti badan usaha, yang tentu membutuhkan biaya dan waktu tambahan.
Cara Menghindari Kesalahan Sejak Awal
Agar pendirian CV berjalan lancar, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:
-
Merencanakan struktur usaha dengan jelas
-
Memastikan KBLI sesuai kegiatan usaha
-
Menyiapkan dokumen secara lengkap
-
Berkonsultasi sebelum proses dimulai
Langkah-langkah ini membantu meminimalkan risiko kesalahan dan memastikan CV bisa langsung digunakan sesuai kebutuhan usaha.
Solusi Pendirian CV yang Tepat dan Aman
Bagi banyak pelaku usaha, solusi paling praktis adalah menggunakan jasa pendirian CV yang berpengalaman. Dengan pendampingan profesional, setiap tahap pendirian dilakukan dengan perencanaan yang matang dan sesuai aturan.
Pendampingan ini membantu pelaku usaha menghindari kesalahan umum, mempercepat proses, dan memastikan seluruh legalitas CV tersusun rapi sejak awal.
Mengapa POPJASA Menjadi Solusi Pendirian CV?
POPJASA hadir sebagai solusi bagi pelaku usaha yang ingin mendirikan CV tanpa ribet dan tanpa khawatir salah langkah. Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga CV siap digunakan.
Dengan pendekatan yang fokus pada kebutuhan usaha, POPJASA membantu:
-
Menghindari kesalahan sejak awal
-
Mengurus legalitas secara tepat
-
Menghemat waktu dan tenaga pelaku usaha
-
Memberikan rasa aman dalam menjalankan bisnis

Mari Wujudkan Usaha yang Legal Bersama POPJASA
Kesalahan dalam pendirian CV sering kali terjadi karena kurangnya persiapan dan pemahaman. Padahal, dengan proses yang tepat sejak awal, CV dapat menjadi fondasi legalitas usaha yang kuat dan mendukung pertumbuhan bisnis.
Jika Anda ingin pendirian CV berjalan aman, rapi, dan tanpa kendala, POPJASA siap membantu sebagai partner legalitas usaha Anda.
π Konsultasi & pembuatan legalitas usaha melalui POPJASA:
π https://bit.ly/POPJASA-ARDIAN-SEO
π 0813-2649-7675 (Ardian)
Dengan pendampingan yang tepat, Anda bisa fokus menjalankan bisnis, sementara urusan pendirian CV ditangani secara profesional.







